Komitmen, Pengorbanan dan Passion Balap di Seri 1 ISSOM 2020


Suara Ricky Sitompul membahana ke seluruh Sentul International Circuit (SIC), Bogor, mengingatkan seluruh yang ada di area sirkuit untuk tetap menjalankan Protokol Covid yakni dengan wajib memakai masker, tetap jaga jarak dan sering mencuci tangan. Lindungi kamu dan aku.

Setiap 30 menit suara race comentator kondang itu kembali membahana mengingatkan kepada setiap orang untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena event balap mobil ISSOM ini menerapkan Protokol Covid yang telah diberikan ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor.

"Itu cara kami terus mengingatkan kepada seluruh peserta ISSOM 2020. Bahwa event ini akhirnya bisa terselenggara karena komitmen kita semua, tetap bisa menyalurkan hobi, asah prestasi serta agar industri motorsport tetap bisa jalan," ujar Lola Moenek, GM PT Sarana Sirkuitindo Utama (SSU), pengelola SIC.

Komitmen itu penting. Maka itu, PT. SSU, ABM Enterprise dan para promotor tetap menjalankan kejuaraan balap mobil ISSOM 2020 dalam situasi pandemi.

"Kalau event ISSOM tidak jalan, bagaimana dengan kelangsungan komunitas balap? Walaupun akhirnya kami harus berdarah-darah. Apalagi izin dari Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Bupati Bogor Ade Yasin sudah turun untuk event di SIC sepanjang 2020, dengan menerapkan Protokol Standar Covid," ungkap Lola Moenek.

Pengorbanan juga dilakukan para promotor. Rendison, promotor Indonesia Retro Race menyebut level BEP (Break Event Point) kalau peserta 25 di kelas Retro.

"Tapi kali ini hanya 17 peserta di Retro. Sudah cukup bagus, karena masih lebih dari 50 %. Kami tak ingin mengecewakan komunitas, dan berterima kasih kami mendapat subsidi dari sirkuit Sentul agar Retro tetap bisa jalan dan memiliki slot sendiri," ungkap Rendison.

Bahkan founder dan Presiden Indonesia Retro Race, Djembar Kartasasmita juga turun langsung sebagai peserta mengandalkan Datsun kesayangannya.

Komitmen juga diberikan oleh Iswachyudi selaku promotor Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) dengan bisa membuka slot sendiri. "Alhamdulillah, masih 11 peserta. Insyaallah, seri berikutnya bertambah lagi," ujar bang Yudi, sapaan karibnya.

"Kami bisa hadirkan, 8 pembalap MOMRC dengan slot sendiri. Tapi sudah ada 6 pembalap yang komit akan ikut di seri 2 ISSOM. Puji Tuhan," terang Antonius Gita Prasetyo, BMWCCI Motorsport Division.

BMWCCI sekuat mungkin bisa tergelar di ISSOM, karena lanjut Gita, pihaknya harus memberi report event tersebut ke Perancis.

Tak hanya promotor, seorang Alvin Bahar juga ringan tangan membantu mengkoordinir para peserta kelas Sentul Jazz Race dan Sentul Brio Race. Hasilnya, komunitas Brio antusias mengikuti event perdana ISSOM.

Tak hanya itu, Alvin juga menurunkan putranya, Avila Bahar di kelas ITCR 1500, spec down dari kelas ITCR 1600 Max yang telah diikutinya dua tahun terakhir.

"Iya, Avila turun balap ISSOM sebagai privateer, sekaligus untuk ajang mengasah diri," tutur Alvin Bahar, pembalap dan Direktur Honda Racing Indonesia.

"Seri pembuka ISSOM pada hari Minggu lusa menjadi penting, untuk kelanjutan event berikutnya. Jadi, kami menyiapkan 2 opsi : lanjut untuk ISSOM atau trackday. Semoga bisa lanjut seri 2 ISSOM, dengan keterlibatan peserta bertambah," terang Lola Moenek.

image by mobilinanews

Sumber

Publish on 30 Aug 2020

s