News

Tanggapan Pembalap Retro Terkait Penundaan ISSOM Seri Pertama

Hampir sepekan pengumuman penundaan seri pertama Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) diumumkan oleh management Sirkuit Internasional Sentul.

Banyak pendapat yang dilontarkan oleh pembalap terkait penundaan tersebut. Pastinya beragam banget!

Salah satu yang kami mintai keterangan adalah Tjandra, pembalap yang bertarung di Indonesia Retro Race.

Pembalap yang turun dengan Toyota Corolla Betawi ini, menyampaikan ada sisi positif dan negatif terkait penundaan hal tersebut.

Baginya, hal tersebut adalah perkara yang lebih penting dari sekadar urusan ngebejek gas di lintasan balap saja.

"Ya ada positif ada negatifnya juga menurut saya," buka Tjandra, Jumat (20/3/2020).

Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah kesiapan mobil serta ladang eksperimen di atas lintasan balap.

Menurutnya, beberapa pekerjaan yang memang sudah ia kerjakan dari jauh-jauh hari, terpaksa harus ditunda pula lantaran event balapnya ditunda karena Pandemi Corona.

"Sisi negatifnya bahwa seri perdana yang sudah kita persiapkan sebagai senjata perang di ISSOM seri pertama, terpaksa harus 'tidur panjang' karena ada penundaan.

Kesiapan maksimal mengikuti seri perdana tidak bisa dijadikan sebagai tolak ukur melihat performa mobil sampai sejauh mana," jelas Tjandra.

Meski demikian, apa pun keputusannya, Tjandra merasa memang langkah tersebut adalah untuk melindungi segenap warga negara Indonesia dari Pandemi Corona yang telah memporakporandakan tatanan sosial ekonomi Tanah Air.

"Sisi positifnya, sebagai warga yang cinta terhadap Indonesia, kita harus mengikuti aturan dan himbauan dari pemerintah untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus corona," lanjut pembalap MaseSolo Racing Team ini.

Menurut Tjandra, hal ini harus dilakukan karena rasa peduli kita sesama warga negara di mana harus taat terhadap himbauan dan arahan dari pemerintah pusat maupun daerah.

Sumber

Publish on 21 Mar 2020

s