News

Ini Respon Promotor Indonesia Retro Race Terkait Penundaan ISSOM 2020

Management Sentul Internasional Sirkuit, telah memutuskan untuk melakukan penundaan putaran pertama yang semula akan dilangsungkan 29 maret mendatang.

Dari sudut pandang promotor Indonesia Retro Race, Rendison ada plus dan minusnya.

Rendi yang baru dianugerahi seorang anak, setuju dengan keputusan management Sentul yang melakukan penundaan putaran pertama tersebut.

Menurutnya, apa yang diputuskan adalah demi kebaikan semua pihak.

"Intinya sih saya setuju banget dibatalin. Atas nama kebaikan semua dan ikut dengan apa yang dihimbau oleh pemerintah," buka Rendi, sapaan akrabnya.

"Plusnya ya tadi, untuk kesehatan dan keselamatan. At least, mencegah virus itu semakin menyebar di kalangan motorsport," ungkapnya.

Kalau minusnya, lanjut Rendi, ya pasti ada, seperti mungkin ada pembalap yang sudah deal dengan sponsor dan lain-lain.

"Tapi saya rasa sponsor pun juga pasti mengerti dengan kondisi seperti sekarang. Ya banyak positifnya sih," tambah Rendi.

Meski demikian, menurut penghitungan hari ke depan, balap ini mungkin baru akan dilaksanakan pada akhir Juni, setelah hari raya Idul Fitri 2020.

Melihat kondisi tersebut, Rendi juga menyampaikan pendapatnya terkait kelangsungan balap sepanjang tahun ini.

"Kalau seperti itu kan bisa jadi padat ya. Mungkin bisa satu bulan dua kali balapan, tapi di Indonesia Retro Race, hal itu juga pernah terjadi," kata Rendi.

"Tapi kalau menurut pendapat saya, melihat hal ini yang tadinya ada enam seri, dikurangi satu seri menjadi lima. Karena melihat situasi di awal tahun ini," paparnya.

Sumber

Publish on 19 Mar 2020

s