ISSOM 2019 Tuntas, ABM Motorsport Raih Empat Gelar Juara Umum


Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM )2019 tuntas seiring dihelatnya BSD GP Series akhir pekan kemarin. ABM Motorsport membawa pulang empat trofi juara umum.

Setelah menjalani enam seri di sirkuit Sentul, ISSOM menutup musim ini dengan menghelat BSD GP Series di Sirkuit BSD, Minggu (1/12/2019). ABM yang menurunkan enam pebalap di seri terakhir ini meraih 10 trofi dengan enam di antaranya podium pertama.

Valentino Ratulangi berjaya di kelas Euro Touring Car Championship (ETCC) 2000 - Promotion, Mas Diponegoro di Super Touring Car Championship 2 (STCR 2) - Peugeot 2011, Gerhard Lukita di Super Touring Car Championship (STCR) 1 - BMW 3600 dan STCR 1 - FF, serta Jimmy Lukita di STCR 2 - FFA dan STCR 2- Senior Cup.

Sementara untuk podium runner-up atas Gerhard Lukita di ETCC 3000 - Pro, lalu peringkat ketiga atas nama Jimmy Lukita di STCR 2 - BMW 2100, lalu Mas Diponegoro di kelas STCR 2 - FFA, dan Eric Montolalu di kelas ETCC 2000 - NOVICE. Ada juga peringkat keempat atas nama Dodi Saputra di STCR 2 - BMW 2100 dan STCR 2 - FFA.

Dengan hasil ini maka ABM berhasil mengunci empat gelar juara umum, yakni Gerhard Lukita di STCR-1 BMW 3600, lalu Mas Diponegoro di STCR-2 Peugoet 2100, Jimmy Lukita di STCR-2 Senior Cup, dan Gerhard Lukita di kelas ETCC 2000 Promotion.

ABM sebenarnya berpeluang menambah dua gelar juara umum, tapi ada dua pebalapnya gagal menuntaskan BSD GP, Emmanuel Amandio dan Sendy Setiawan. Amandio cuma finis runner-up di kelas Japan Super Touring Championship (JSCT) Class 3 dan Sendy Setiawan di peringkat ketiga kelas JSTC Class 1B.

Namun, Amandio dan Sendy meraih gelar hiburan karena mampu mencatatkan fastest lap sepanjang musim di kelasnya masing-masing. Selain itu pebalap debutan ABM, Avila Bahar, yang merupakan anak dari pebalap top Indonesia, Alvin Bahar, menempati posisi ketiga di klasemen akhir Indonesian Touring Car Race (ITCR) Max.

Atas pencapaian para pebalapnya, CEO ABM Paul Montolalu mengaku puas dan berharap prestasinya lebih baik di musim depan.

Terkait penurunan trofi juara umum dari tujuh menjadi empat musim ini, Paul mengakui hal itu karena banyak pebalapnya yang absen karena berbagai alasan musim ini. Sehingga total hanya ada delapan pebalap aktif yang rutin turun sejak seri pertama.

"Dari delapan pembalap aktif tahun ini, semua meraih prestasi di balap STCR-1, STCR-2, Euro 2000, JSTC, ITCR Max dan BMWCCI OMR," ujar Paul dalam perbincangan dengan detikSport.

"Untuk tahun depan, tim akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Semoga saja semua pebalap bisa tampil penuh di 2020. Kami pun ingin lebih baik dan menambah prestasi di kelas balap lainnya seperti MBOMRC dan Euro 3000," sambung Paul.

Sumber

Publish on 05 Dec 2019

s